{"ok":true,"prompts":[{"label":"────Perencanaan Pembelajaran──────","prompt":"","disabled":true},{"label":"RPM-Rencana Pembelajaran Mendalam","prompt":"Buatkan Perencanaan Pembelajaran Mendalam berdasarkan struktur berikut:\\n------------------\\nNama Guru:...\\nAsal Sekolah:...\\nSemester:...\\nKelas:...\\nFase:...\\Identifikasi (Peserta Didik, Materi Pelajaran, Dimensi Profil Lulusan(pilih antara 3-4 dari: Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi)), Desain Pembelajaran (Capaian Pembelajaran (Bentuk paragraf dekripsi sesuai BSKAP Nomor 046/H/KR/2025),Lintas Disiplin,Tujuan Pembelajaran(TP)-Contoh TP: Menjelaskan, menyatakan, membandingkan, mengurutkan, dan menentukan hasil operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) bilangan bulat; (,Topik, Praktik Pedagogis, Kemitraan(optional), Lingkungan, Digital: Menggunakan Papan Interaktif Ditital (PID), Pengalaman Belajar (Awal, Inti: Memahami(tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)–Mengaplikasi(tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)–Merefleksi(tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan), Penutup), dan Asesmen (Awal, Formatif, Sumatif) di akhir buat 2 kolom berisi tanda tangan guru dikolom kiri dan kepala sekolah di kanan. Lengkapi seluruh bagian secara rinci, kontekstual, dan sesuai materi, sajikan dalam bentuk tabel rapi.Informasi Tambahan:","disabled":false},{"label":"RPM-Adiwiyata Integrasi","prompt":"Buatkan Perencanaan Pembelajaran Mendalam yang terintegrasi dengan Gerakan Adiwiyata (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup pilih salah satu unsur dari beberapa ini (Pengelolaan Sampah, Kebersihan, Fungsi sanitasi dan Drainase, Penanaman dan Pemeliharaan Pohon/Tanaman, Koservasi Air, Konservasi Energi, Inovasi terkait penerapan PRLH lainnya berdasarkan hasil IPMLH/Kajian LH)) berdasarkan struktur berikut:\\n------------------\\nNama Guru: Mukhammad Yasin\\nAsal Sekolah: SMPN 1 Arjasa\\nSemester: Genap\\nKelas: VII\\nFase: D\\nMata Pelajaran: Matematika\\nMateri/Topik: Bilangan Bulat (konsep, representasi pada garis bilangan, operasi penjumlahan & pengurangan, penerapan dalam konteks kehidupan sehari-hari dan isu lingkungan)\\nAlokasi Waktu: 2x40 menit (2 pertemuan)\\n------------------\\nIdentifikasi (Peserta Didik: siswa usia 12-13 tahun dengan beragam kemampuan matematika dan modal awal operasi bilangan natural serta kesadaran lingkungan; Materi Pelajaran; Dimensi Profil Lulusan: Dimensi Profil Lulusan(pilih antara 3-4 dari: Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi)); Lintas Disiplin: IPA/Lingkungan Hidup dan Bahasa Indonesia; Tujuan Pembelajaran/TP: 1 TP Memuat beberapa kompetensi [Contoh: B.1. Menjelaskan, menyatakan, membandingkan, mengurutkan, dan menentukan hasil operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) bilangan bulat berbasis data/isu lingkungan]; Topik; Praktik Pedagogis: Inquiry-Based Learning, Cooperative Learning, Problem-Based Learning(Pilih salah satu); Kemitraan: Lembar kegiatan aksi peduli lingkungan di rumah bersama orang tua; Lingkungan Pembelajaran: kelas dan area sekolah/taman dengan papan tulis interaktif, poster garis bilangan, kartu bilangan; Digital: Menggunakan Papan Interaktif Digital (PID)), Pengalaman Belajar (Wajib dibuat dalam bentuk tabel dengan 4 kolom persis seperti berikut: Kolom 1: Tahap [Awal: 10 menit, Inti Pertemuan 1: 30 menit, Inti Pertemuan 2: 30 menit, Penutup: 10 menit]; Kolom 2: Kegiatan [Awal: gambar perubahan suhu akibat pemanasan global/data sampah & pertanyaan pemantik; Inti 1: eksplorasi kelompok garis bilangan tentang neraca penanaman vs penebangan pohon atau penurunan sampah, diskusi kelas, operasi penjumlahan model gambar panah; Inti 2: masalah kontekstual perhitungan jejak karbon/volume pemilahan sampah, aksi kolaborasi kelompok, refleksi individu; Penutup: refleksi proses & komitmen aksi lingkungan]; Kolom 3: Prinsip Pembelajaran Mendalam (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan) [tuliskan prinsip yang relevan di tiap tahap]; Kolom 4: Kaitan dengan Adiwiyata [tuliskan implementasi peduli lingkungan di tiap tahap]), serta Asesmen (Awal: 5 menit menggunakan kartu indeks; Formatif: selama kedua pertemuan via observasi kerja kelompok, lembar kerja kontekstual lingkungan, jurnal refleksi individu; Sumatif: 10 menit setelah aktivitas pertemuan 2 berupa tes tertulis 5 soal pilihan ganda dan uraian berbasis pemecahan masalah lingkungan). Integrasikan Adiwiyata dalam seluruh kegiatan pembelajaran dengan memastikan: kegiatan memanfaatkan data nyata lingkungan (seperti pemilahan sampah, penggunaan energi, atau penghijauan), murid diajak berpikir kritis mengenai dampak perilaku manusia terhadap lingkungan melalui kalkulasi matematika, tersedia ruang bagi murid untuk merancang solusi ramah lingkungan, serta pembelajaran diakhiri dengan pertanyaan pemantik mendalam seperti: bagaimana konsep matematika ini membantu kita memahami masalah lingkungan, dan aksi nyata apa yang bisa kita lakukan di sekolah/rumah. Di akhir buat bagian khusus berupa tabel Integrasi Adiwiyata yang menjelaskan implementasi aspek peduli dan berbudaya lingkungan dalam pembelajaran, lalu buat 2 kolom tanda tangan berisi Guru Mata Pelajaran (Mukhammad Yasin) di kolom kiri dan Kepala Sekolah (Kepala SMPN 1 Arjasa) di kolom kanan. Lengkapi seluruh bagian secara rinci, kontekstual, sesuai materi bilangan bulat, menggunakan bahasa formal, dan sajikan dalam bentuk tabel rapi yang siap digunakan sebagai dokumen Perencanaan Pembelajaran Mendalam. Informasi Tambahan:","disabled":false},{"label":"RPM-Adiwiyata Integrasi (2x)","prompt":"Buatkan Perencanaan Pembelajaran Mendalam Multi-Pertemuan yang terintegrasi dengan Gerakan Adiwiyata (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup) berdasarkan struktur berikut:\\n------------------\\nNama Guru: Mukhammad Yasin\\nAsal Sekolah: SMPN 1 Arjasa\\nSemester: [Ganjil/Genap]\\nKelas: [VII / VIII / IX]\\nFase: D\\nMata Pelajaran: [Mata Pelajaran, misal: Matematika]\\nMateri/Topik: [Materi Pokok dan Sub-Materi]\\nJumlah Pertemuan & Alokasi Waktu: [misal: 3 Pertemuan (6x40 menit)]\\n------------------\\nIdentifikasi (Peserta Didik: karakteristik siswa usia 12-15 tahun dengan beragam kemampuan akademis dan tingkat kesadaran lingkungan; Materi Pelajaran; Dimensi Profil Lulusan: pilih 3-4 dari Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi), Desain Pembelajaran (Capaian Pembelajaran: tuliskan paragraf deskriptif sesuai BSKAP Nomor 046/H/KR/2025; Lintas Disiplin: sebutkan integrasi dengan mapel lain seperti IPA/IPS/Bahasa Indonesia; Tujuan Pembelajaran/TP: breakdown TP menjadi beberapa poin indikator ketercapaian yang terintegrasi isu lingkungan; Praktik Pedagogis: Inquiry-Based Learning, Problem-Based Learning, atau Project-Based Learning; Kemitraan: bentuk pelibatan orang tua atau komunitas sekolah; Lingkungan Pembelajaran: ruang kelas, area terbuka sekolah/taman Adiwiyata; Digital: media/platform digital yang digunakan), Pengalaman Belajar Multi-Pertemuan (Wajib dibuat dalam tabel terpisah atau tabel terpadu dengan 4 kolom persis: Kolom 1: Pertemuan & Tahap [Pertemuan 1: Awal, Inti, Penutup; Pertemuan 2: Awal, Inti, Penutup; Pertemuan 3: Awal, Inti, Penutup]; Kolom 2: Kegiatan Pembelajaran [uraikan rinci skenario tiap alokasi waktu termasuk aksi/isu lingkungan nyata seperti pemilahan sampah, konservasi energi/air, atau penghijauan]; Kolom 3: Prinsip Pembelajaran Mendalam [Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan di tiap tahap]; Kolom 4: Kaitan dengan Adiwiyata [implementasi spesifik pilar peduli lingkungan di tiap tahap]), serta Asesmen Multi-Pertemuan (Asesmen Awal; Asesmen Formatif: instrumen observasi, lembar kerja kelompok, jurnal refleksi harian; Asesmen Sumatif Akhir Rangkaian Pertemuan: tes tertulis/proyek aksi lingkungan). Integrasikan Adiwiyata secara konsisten di seluruh rangkaian pertemuan dengan memanfaatkan data/fakta lingkungan nyata, mendorong penalaran kritis, dan menghasilkan komitmen aksi nyata. Di akhir buat bagian khusus berupa tabel Integrasi Adiwiyata Multi-Pertemuan, diikuti 2 kolom tanda tangan berisi Guru Mata Pelajaran (Mukhammad Yasin) di sebelah kiri dan Kepala Sekolah (Kepala SMPN 1 Arjasa) di sebelah kanan. Lengkapi seluruh bagian secara rinci, kontekstual, menggunakan bahasa formal, dan sajikan dalam bentuk tabel rapi yang siap digunakan sebagai dokumen Perencanaan Pembelajaran Mendalam. Informasi Tambahan:","disabled":false},{"label":"RPM-PPB Integrasi","prompt":"Buatkan Perencanaan Pembelajaran Mendalam yang terintegrasi dengan Pola Pikir Bertumbuh (PPB) berdasarkan struktur berikut:\\n------------------\\nNama Guru: Mukhammad Yasin\\nAsal Sekolah: SMPN 1 Arjasa\\nSemester: Genap\\nKelas: VII\\nFase: D\\nMata Pelajaran: Matematika\\nMateri/Topik: Bilangan Bulat (konsep, representasi pada garis bilangan, operasi penjumlahan & pengurangan, penerapan dalam konteks kehidupan sehari-hari)\\nAlokasi Waktu: 2x40 menit (2 pertemuan)\\n------------------\\nIdentifikasi (Peserta Didik: siswa usia 12-13 tahun dengan beragam kemampuan matematika dan modal awal operasi bilangan natural; Materi Pelajaran; Dimensi Profil Lulusan: Dimensi Profil Lulusan(pilih antara 3-4 dari: Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi)), Desain Pembelajaran (Capaian Pembelajaran: tuliskan dalam bentuk paragraf deskriptif sesuai BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 mengenai pemahaman konseptual dan aplikasi bilangan bulat; Lintas Disiplin: IPS dan Bahasa Indonesia; Tujuan Pembelajaran/TP: 4 poin termasuk strategi metakognitif-Contoh TP: Menjelaskan, menyatakan, membandingkan, mengurutkan, dan menentukan hasil operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) bilangan bulat; Topik; Praktik Pedagogis: Inquiry-Based Learning, Cooperative Learning, Scaffolding; Kemitraan: Lembar kegiatan rumah bersama orang tua; Lingkungan Pembelajaran: kelas dengan papan tulis interaktif, poster garis bilangan, kartu bilangan; Digital: Menggunakan Papan Interaktif Ditital (PID)), Pengalaman Belajar (Wajib dibuat dalam bentuk tabel dengan 4 kolom persis seperti berikut: Kolom 1: Tahap [Awal: 10 menit, Inti Pertemuan 1: 30 menit, Inti Pertemuan 2: 30 menit, Penutup: 10 menit]; Kolom 2: Kegiatan [Awal: gambar suhu/saldo & pertanyaan pemantik; Inti 1: eksplorasi kelompok garis bilangan kosong & kartu bilangan bulat, diskusi kelas, operasi penjumlahan model gambar panah, scaffolding latihan bertahap; Inti 2: masalah kontekstual perubahan suhu toko diskon, rencana/strategi metakognitif, Kolaborasi Jigsaw, refleksi individu; Penutup: refleksi proses & jurnal belajar]; Kolom 3: Prinsip Pembelajaran Mendalam (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan) [tuliskan prinsip yang relevan di tiap tahap]; Kolom 4: Kaitan dengan PPB [tuliskan implementasi PPB di tiap tahap]), serta Asesmen (Awal: 5 menit menggunakan kartu indeks; Formatif: selama kedua pertemuan via observasi kerja kelompok, lembar kerja scaffolding, jurnal refleksi individu; Sumatif: 10 menit setelah aktivitas pertemuan 2 berupa tes tertulis 5 soal pilihan ganda dan uraian). Integrasikan PPB dalam seluruh kegiatan pembelajaran dengan memastikan: kegiatan memuat tugas/proyek/aktivitas berjenjang atau scaffolding, murid diberi kesempatan mencoba dan berusaha, murid memetakan potensi kesulitan yang mungkin muncul agar siap dan resilien menghadapi hambatan, pembelajaran memberi tantangan berpikir, tersedia ruang aman bagi murid untuk mencoba, salah, gagal, dan memperbaiki menggunakan kartu perbaikan, murid didorong mengevaluasi strategi berpikir dan strategi belajarnya, pendidik memberi umpan balik formatif yang berfokus pada usaha, strategi, ketekunan, dan proses belajar bukan hanya hasil akhir, serta pembelajaran diakhiri dengan pertanyaan pemantik mendalam agar murid menyadari perkembangan belajarnya seperti: strategi apa yang paling membantu, kesalahan apa yang memberi pelajaran, apa yang sebelumnya belum dipahami tetapi sekarang mulai dipahami, dan langkah perbaikan apa yang akan dilakukan berikutnya. Di akhir buat bagian khusus berupa tabel Integrasi Pola Pikir Bertumbuh yang menjelaskan implementasi ke-8 aspek PPB tersebut dalam pembelajaran, lalu buat 2 kolom tanda tangan berisi Guru Mata Pelajaran (Mukhammad Yasin) di kolom kiri dan Kepala Sekolah (Kepala SMPN 1 Arjasa) di kolom kanan. Lengkapi seluruh bagian secara rinci, kontekstual, sesuai materi bilangan bulat, menggunakan bahasa formal, dan sajikan dalam bentuk tabel rapi yang siap digunakan sebagai dokumen Perencanaan Pembelajaran Mendalam. Informasi Tambahan:","disabled":false},{"label":"RPM-SSK Integrasi","prompt":"Buatkan Perencanaan Pembelajaran Mendalam yang terintegrasi dengan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) berdasarkan struktur berikut:\\n------------------\\nNama Guru: [Nama Guru]\\nAsal Sekolah: SMP Bangga Kencana\\nSemester: [Semester]\\nKelas: VII / VIII / IX\\nFase: D\\nMata Pelajaran: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) / Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) / Bahasa Indonesia / Matematika\\nMateri/Topik: Integrasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Pembangunan Keluarga (Pilih salah satu contoh materi SSK dari file: 1. PPKn Kelas VII: Peduli Aturan Usia Pernikahan melalui model Project Based Learning; 2. PPKn Kelas VII: Fungsi Ekonomi Pembangunan Keluarga melalui model Problem Based Learning; 3. PPKn Kelas VII: Peduli Daerah Kampung Adat Cireundeu melalui model Problem Based Learning; 4. PPKn Kelas VIII: Permasalahan Penduduk terhadap Pembangunan melalui model Discovery Learning; 5. PPKn Kelas IX: Urbanisasi dan Masalah Perkotaan melalui model Project Based Learning; 6. PPKn Kelas IX: Penduduk Usia Produktif melalui model Discovery Learning; 7. PAIBP Kelas VII: Remaja di Sekitar Kita; 8. PAIBP Kelas VIII: Menikah di Usia Muda; 9. PAIBP Kelas IX: Keluarga Bahagia; 10. Bahasa Indonesia Kelas VII: Fungsi Cinta Kasih; 11. Bahasa Indonesia Kelas VIII: Program Keluarga Berencana; 12. Bahasa Indonesia Kelas IX: Remaja di Sekitar Kita; 13. Matematika Kelas VII: Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk)\\nAlokasi Waktu: 120 Menit (1 Pertemuan) / 200 Menit (2 Pertemuan) / 240 Menit (2 Pertemuan)\\n------------------\\nIdentifikasi (Peserta Didik: sesuaikan rentang usia dan kemampuan awal berdasarkan materi SSK yang dipilih; Materi Pelajaran: tentukan pilar SSK yang diintersepsi apakah Kependudukan, Keluarga Berencana, atau Pembangunan Keluarga; Dimensi Profil Lulusan: pilih antara 3-4 dari: Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi), Desain Pembelajaran (Capaian Pembelajaran: tuliskan dalam bentuk paragraf deskriptif sesuai BSKAP Nomor 046/H/KR/2025-Contoh TP: Menjelaskan, menyatakan, membandingkan, mengurutkan, dan menentukan hasil operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) bilangan bulat; Lintas Disiplin; Tujuan Pembelajaran/TP: buat secara rinci dengan memasukkan indikator wawasan kependudukan, kepedulian lingkungan, atau literasi finansial keluarga; Topik; Praktik Pedagogis: sesuaikan dengan strategi model pembelajaran yang tertera pada contoh materi; Kemitraan jika relevan; Lingkungan Pembelajaran; Digital : Menggunakan Papan Interaktif Ditital (PID)), Pengalaman Belajar (Wajib dibuat dalam bentuk tabel dengan 4 kolom persis seperti berikut: Kolom 1: Tahap [Awal, Inti Pertemuan 1, Inti Pertemuan 2 jika ada, Penutup beserta rincian menitnya]; Kolom 2: Kegiatan [Awal: diawali gambar/video fenomena nyata dan pertanyaan pemantik yang mengaitkan materi dengan isu kependudukan atau keluarga agar murid menyadari relevansi materi; Inti: sesuaikan dengan sintaks model pembelajaran (PjBL/PBL/DL/Discovery) yang dipilih dari contoh materi SSK, pastikan memuat aktivitas investigasi masalah kependudukan, diskusi kelompok, pembuatan produk nyata seperti poster KB/iklan layanan masyarakat/cerita mini kependudukan/tabel data penduduk, presentasi, dan kunjung karya; Penutup: siswa menyimpulkan materi kependudukan, melakukan refleksi proses, dan mengisi buku jurnal belajar]; Kolom 3: Prinsip Pembelajaran Mendalam (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan) [tuliskan prinsip Pembelajaran Mendalam yang digunakan pada setiap tahap]; Kolom 4: Kaitan dengan SSK [tuliskan hubungan aktivitas dengan penanaman pilar dan wawasan kependudukan di setiap tahap]), serta Asesmen (Awal/Diagnostik kependudukan; Formatif berupa jurnal sikap spiritual/sosial dan penilaian portofolio lembar kerja proyek; Sumatif berupa pilihan ganda, menjodohkan, atau tes uraian kependudukan). Pastikan seluruh kegiatan pembelajaran mendorong internalisasi wawasan kependudukan agar murid memiliki karakter peduli terhadap upaya pengendalian penduduk, mampu melakukan analisis kritis terhadap dinamika umur atau masalah perkotaan, terampil merancang strategi ketahanan keluarga, dan memiliki kesadaran penuh mengenai pendewasaan usia pernikahan demi masa depan yang terencana. Di akhir buat bagian khusus berupa tabel ringkasan Integrasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang menjelaskan penerapan pilar dan materi kependudukan dalam modul ajar ini, lalu buat 2 kolom tanda tangan berisi Guru Mata Pelajaran di kolom kiri dan Kepala Sekolah di kolom kanan. Lengkapi seluruh bagian secara rinci, kontekstual sesuai materi Sekolah Siaga Kependudukan yang dipilih, menggunakan bahasa formal, dan sajikan dalam bentuk tabel rapi yang siap digunakan sebagai dokumen Perencanaan Pembelajaran Mendalam.  Informasi Tambahan:","disabled":false},{"label":"RPM-KSE Integration","prompt":"Buatkan Perencanaan Pembelajaran Mendalam berdasarkan struktur berikut:\\n------------------\\nNama Guru:...\\nAsal Sekolah:...\\nSemester:...\\nKelas:...\\nFase:...\\nIdentifikasi (Peserta Didik, Materi Pelajaran, Dimensi Profil Lulusan(pilih antara 3-4 dari: Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi)), Desain Pembelajaran (Capaian Pembelajaran (Bentuk paragraf dekripsi sesuai BSKAP Nomor 046/H/KR/2025),Lintas Disiplin,Tujuan Pembelajaran(TP)-Contoh TP: Menjelaskan, menyatakan, membandingkan, mengurutkan, dan menentukan hasil operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) bilangan bulat; Topik, Praktik Pedagogis, Kemitraan(optional), Lingkungan, Digital: Papan Interakti Digital/PID), Pengalaman Belajar (Awal, Inti: Memahami(tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)-Mengaplikasi(tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)\\nMerefleksi(tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan), Penutup),\\nAsesmen (Awal, Formatif, Sumatif) di akhir buat 2 kolom berisi tanda tangan guru dikolom kiri dan kepala sekolah di kanan. Integrasikan dengan KSE, Kompetensi Sosial Emosional (KSE) dalam pembelajaran adalah pendekatan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam mengenali emosi, mengelola diri, berempati (kesadaran sosial), membangun relasi positif, dan membuat keputusan bertanggung jawab. Integrasi KSE menciptakan lingkungan belajar kondusif, meningkatkan prestasi akademik, serta membentuk karakter tangguh. Lengkapi seluruh bagian secara rinci, kontekstual, dan sesuai materi, sajikan dalam bentuk tabel rapi.Informasi Tambahan:","disabled":false},{"label":"RPM-STEM Integration","prompt":"Buatkan Perencanaan Pembelajaran Mendalam berbasis STEM berdasarkan struktur berikut:\\n------------------\\nNama Guru: [Isi Nama Guru]\\nAsal Sekolah: [Isi Nama Sekolah]\\nSemester: [Isi Semester]\\nKelas: [Isi Kelas]\\nFase: [Isi Fase]\\nIdentifikasi (Peserta Didik: [Isi karakteristik siswa], Materi Pelajaran: [Isi Materi Utama], Dimensi Profil Lulusan (pilih antara 3-4 dari: Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi): [Sebutkan pilihan Anda]), Desain Pembelajaran (Capaian Pembelajaran (Bentuk paragraf dekripsi sesuai BSKAP Nomor 046/H/KR/2025): [Isi CP teks resmi], Lintas Disiplin (Wajib Uraikan Detail Analisis STEM: Science, Technology, Engineering, dan Mathematics),\\nTujuan Pembelajaran(TP): [Isi TP]-Contoh TP: Menjelaskan, menyatakan, membandingkan, mengurutkan, dan menentukan hasil operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) bilangan bulat;,\\nTopik: [Isi Tantangan Masalah Autentik STEM],\\nPraktik Pedagogis: [Sebutkan Modelnya, Misal: PjBL-STEM Laboy-Rush atau EDP],\\nKemitraan(optional): [Isi jika ada], Lingkungan: [Isi lokasi belajar], Digital(optional): [Isi software/AI jika ada]), Pengalaman Belajar (Awal, Inti: Memahami(Proses riset sains & matematika. Tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)–Mengaplikasi(Proses rekayasa teknik pembuatan prototype produk solusi open-ended. Tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)–Merefleksi(Proses uji alat, evaluasi kegagalan, dan perbaikan/improvement. Tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan), Penutup: (Komunikasi produk dan refleksi akhir)), dan Asesmen (Awal, Formatif (Fokus pada proses rekayasa/desain STEM), Sumatif (Fokus pada penilaian produk akhir open-ended)) di akhir buat 2 kolom berisi tanda tangan guru dikolom kiri dan kepala sekolah di kanan. Lengkapi seluruh bagian secara rinci, kontekstual, dan sesuai materi, sajikan dalam bentuk tabel rapi.Informasi Tambahan:","disabled":false},{"label":"KMA1503 - Modul KBC (Kemenag)","prompt":"Anda adalah asisten ahli kurikulum madrasah Kementerian Agama RI. Tugas Anda adalah menyusun MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA – PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING) TERINTEGRASI KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC). Modul yang Anda hasilkan WAJIB menggunakan FORMAT TABEL rapi seperti template Modul Ajar KBC (setiap bagian disajikan dalam tabel dua kolom atau tabel matriks sesuai contoh), dengan urutan bagian, judul, subjudul, istilah, dan penamaan bagian A sampai E PERSIS seperti template. Jangan mengubah nama bagian, jangan menambah atau mengurangi komponen, dan gunakan bahasa formal pendidik madrasah. Hasil akhir harus siap dicetak dan siap digunakan guru. Sajikan IDENTITAS MODUL dalam bentuk tabel dengan baris: Guru: [Nama Guru], Asal Madrasah: [Nama Madrasah], Semester: [Ganjil/Genap], Pertemuan Ke-: [1], Mata Pelajaran: [Mapel], Alokasi Waktu: [2 JP/dst], Fase/Kelas: [Fase/Kelas], Tahun Pelajaran: 2025/2026, Model Pembelajaran: [Sesuaikan yang relevan], Topik/Materi: [Topik], dan Tema Kegiatan: [Tema]. Pada bagian A. IDENTIFIKASI, sajikan seluruh isi dalam tabel seperti contoh, meliputi deskripsi Peserta Didik, Materi Pelajaran, Dimensi Profil Lulusan (aktifkan hanya 3–4 yang relevan dari: Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi), Tema Kurikulum Berbasis Cinta (aktifkan hanya 3–4 yang relevan dari: Hubullah, Huburrosul, Hubunnafsi, Hubunnas, Hubulbi’ah, Hubul wathan wal bilad), serta Materi Insersi KBC berupa poin-poin nilai iman, adab, dan cinta sesuai tema. Pada bagian B. DESAIN PEMBELAJARAN, tampilkan dalam tabel berisi Capaian Pembelajaran sesuai CP mapel dan fase, Tujuan Pembelajaran bernomor, Kompetensi Awal, Pembagian Materi per Pertemuan, serta Sarana dan Prasarana (dipisahkan antara sarana dan prasarana). Pada bagian C. KERANGKA PEMBELAJARAN, sajikan dalam tabel yang memuat Praktik Pedagogis, Kemitraan Pembelajaran, Lingkungan Pembelajaran (Ruang Fisik dan Budaya Belajar, dengan keterangan kelas sebagai ruang aman), serta Pemanfaatan Digital (opsional, tidak harus selalu ada). Pada bagian D. PENGALAMAN BELAJAR – LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN, sajikan dalam tabel per pertemuan seperti contoh, lengkap dengan kolom Pertemuan ke- dan Uraian Kegiatan, memuat Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan), Kegiatan Inti (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi), dan Kegiatan Penutup (Berkesadaran/Mindful), beserta alokasi waktu. Pada bagian E. ASESMEN PEMBELAJARAN, sajikan seluruh asesmen dalam bentuk tabel, meliputi Asesmen Formatif (LKPD tabel soal–jawaban dan Lembar Observasi Aktivitas Siswa skala 1–4) serta Asesmen Sumatif (tabel soal pilihan ganda beserta kunci jawaban, isian singkat, uraian, pedoman penskoran, dan kriteria penilaian). Akhiri modul dengan bagian PENUTUP dalam format tabel atau blok rapi yang memuat tempat, waktu, serta kolom tanda tangan Kepala Madrasah dan Guru seperti pada template asli. Informasi Tambahan:","disabled":false},{"label":"────LKPD/LKM──────","prompt":"","disabled":true},{"label":"LKPD-Adiwiyata Integrasi","prompt":"Buatkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Aktivitas Penerapan Gerakan Adiwiyata (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup) berbasis Kegiatan Berkelompok berdasarkan struktur materi berikut:\\n------------------\\nMata Pelajaran: [Pendidikan Pancasila / PAIBP / Bahasa Indonesia / Matematika / IPA / IPS / Prakarya]\\nKelas / Semester: [VII / VIII / IX] / [Ganjil / Genap]\\nMateri Pokok / Sub-Materi Adiwiyata: [Pilih salah satu: Pengelolaan Sampah & Pemilahan (3R) / Conservation & Penghematan Energi / Konservasi Air / Penghijauan & Keanekaragaman Hayati / Kebersihan & Sanitasi Lingkungan / Inovasi Solusi Ramah Lingkungan / Perhitungan Dampak Jejak Karbon]\\nModel Pembelajaran: [Pilih salah satu: Problem Based Learning (PBL) atau Project Based Learning (PjBL)]\\n------------------\\nStruktur LKPD Berkelompok harus memuat bagian-bagian lengkap sebagai berikut:\\n1. Header Dokumentasi: Sediakan baris isian rapi untuk Nama Kelompok, Daftar Anggota Kelompok (Ketua, Sekretaris, Anggota), Kelas, Hari/Tanggal Pelaksanaan, serta Kolom Nilai, Catatan Umpan Balik, dan Tanda Tangan Guru.\\n2. Tujuan Pembelajaran & Indikator Adiwiyata: Tuliskan 3-4 indikator ketercapaian yang memadukan kompetensi mata pelajaran dengan penanaman pilar Adiwiyata (Karakter Peduli Lingkungan, Aksi Nyata Berkelanjutan, dan Pembiasaan Budaya Hijau Sekolah).\\n3. Petunjuk Kerja Kelompok & Pembagian Peran: Tuliskan aturan main kerja kelompok yang jelas (misal: diskusi aktif, gotong royong, efisiensi waktu, dan pembagian peran anggota tim dalam investigasi dan penyusunan karya/solusi lingkungan).\\n4. Stimulus Kasus / Bacaan / Data Lingkungan: Sajikan sebuah artikel naratif, studi kasus kontekstual, atau data tabel/grafik isu lingkungan yang relevan (seperti penumpukan sampah plastik, pemborosan listrik/air, fenomena pemanasan global, atau kebersihan lingkungan sekolah) lengkap dengan pertanyaan pemantik diskusi.\\n5. Alur Aktivitas Berkelompok (Wajib disesuaikan dengan pilihan model pembelajaran):\\n   - Jika PBL: Sintaks 1: Orientasi pada Masalah Lingkungan; Sintaks 2: Mengorganisasikan Kelompok Belajar; Sintaks 3: Membimbing Penyelidikan Kelompok (investigasi data lingkungan/observasi lapangan sekolah/studi pustaka); Sintaks 4: Mengembangkan & Menyajikan Hasil Pemecahan Masalah (laporan/solusi ramah lingkungan); Sintaks 5: Menganalisis & Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah.\\n   - Jika PjBL: Sintaks 1: Penentuan Pertanyaan Mendasar Proyek Adiwiyata; Sintaks 2: Mendesain Perencanaan Proyek Kelompok (pembentukan produk seperti komposter/infografis daur ulang/poster kampanye hemat energi/alat pemilahan sampah); Sintaks 3: Menyusun Jadwal Pembuatan Proyek; Sintaks 4: Memonitor Progres Proyek Tim; Sintaks 5: Menguji Hasil & Presentasi Produk Kelompok; Sintaks 6: Evaluasi Pengalaman Proyek.\\n6. Lembar Kerja & Kolom Isian Data Kelompok: Sajikan tabel-tabel kosong terstruktur untuk menampung rumusan hipotesis/masalah, tabel pendataan hasil investigasi lingkungan sekolah, serta draf perancangan produk/solusi kreatif kelompok.\\n7. Pertanyaan Analisis & Komitmen Aksi Nyata (Class/School Action): Sediakan 4-5 pertanyaan esai analitis yang menuntut penalaran kritis kelompok dalam menghubungkan pemecahan masalah lingkungan dengan komitmen aksi nyata siswa di lingkungan sekolah atau rumah.\\n8. Rubrik Penilaian Kelompok (Asesmen Formatif & Portofolio): Lampirkan instrumen rubrik penilaian unjuk kerja kelompok (penguasaan materi, pembagian tugas/kerjasama, artikulasi presentasi) dan rubrik produk/laporan proyek (kebenaran ilmiah/data, dampak kebersihan lingkungan, serta estetika/kreativitas media).\\nLengkapi seluruh bagian secara rinci, kontekstual sesuai materi Adiwiyata yang dipilih, menggunakan bahasa formal yang lugas, dan sajikan dalam format tabel/markdown rapi yang siap dicetak sebagai lembar kerja aktivitas kelompok. dengan ketentuan tambahan:","disabled":false},{"label":"LKPD-SSK Integrasi","prompt":"Buatkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Aktivitas Penerapan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) berbasis Kegiatan Berkelompok berdasarkan struktur materi berikut:\\n------------------\\nMata Pelajaran: [Pendidikan Pancasila / PAIBP / Bahasa Indonesia / Matematika / IPA / IPS / Prakarya]\\nKelas / Semester: [VII / VIII / IX] / [Ganjil / Genap]\\nMateri Pokok / Sub-Materi SSK: [Pilih salah satu: Peduli Aturan Usia Pernikahan / Fungsi Ekonomi Pembangunan Keluarga / Peduli Daerah & Kearifan Lokal / Permasalahan Penduduk terhadap Pembangunan / Urbanisasi & Masalah Perkotaan / Penduduk Usia Produktif & Bonus Demografi / Remaja di Sekitar Kita / Program Keluarga Berencana / Kesehatan Reproduksi Remaja / Statistika Data Kependudukan]\\nModel Pembelajaran: [Pilih salah satu: Problem Based Learning (PBL) atau Project Based Learning (PjBL)]\\n------------------\\nStruktur LKPD Berkelompok harus memuat bagian-bagian lengkap sebagai berikut:\\n1. Header Dokumentasi: Sediakan baris isian rapi untuk Nama Kelompok, Daftar Anggota Kelompok (Ketua, Sekretaris, Anggota), Kelas, Hari/Tanggal Pelaksanaan, serta Kolom Nilai, Catatan Umpan Balik, dan Tanda Tangan Guru.\\n2. Tujuan Pembelajaran & Indikator SSK: Tuliskan 3-4 indikator ketercapaian yang memadukan kompetensi mata pelajaran dengan penanaman pilar SSK (Kependudukan, Keluarga Berencana, atau Pembangunan Keluarga).\\n3. Petunjuk Kerja Kelompok & Pembagian Peran: Tuliskan aturan main kerja kelompok yang jelas (misal: diskusi aktif, gotong royong, efisiensi waktu, dan pembagian peran anggota tim dalam investigasi dan penyusunan karya).\\n4. Stimulus Kasus / Bacaan / Data Kependudukan: Sajikan sebuah artikel naratif, studi kasus kontekstual, atau data tabel/grafik kependudukan yang relevan (seperti tantangan stunting, maraknya pernikahan dini, fenomena urbanisasi, limbah lingkungan perkotaan, atau potensi bonus demografi) lengkap dengan pertanyaan pemantik diskusi.\\n5. Alur Aktivitas Berkelompok (Wajib disesuaikan dengan pilihan model pembelajaran):\\n   - Jika PBL: Sintaks 1: Orientasi pada Masalah Kependudukan; Sintaks 2: Mengorganisasikan Kelompok Belajar; Sintaks 3: Membimbing Penyelidikan Kelompok (investigasi data/studi pustaka/wawancara); Sintaks 4: Mengembangkan & Menyajikan Hasil Pemecahan Masalah (laporan/solusi); Sintaks 5: Menganalisis & Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah.\\n   - Jika PjBL: Sintaks 1: Penentuan Pertanyaan Mendasar Proyek SSK; Sintaks 2: Mendesain Perencanaan Proyek Kelompok (pembentukan produk seperti poster digital KB/infografis/video kampanye/cerita mini kependudukan); Sintaks 3: Menyusun Jadwal Pembuatan Proyek; Sintaks 4: Memonitor Progres Proyek Tim; Sintaks 5: Menguji Hasil & Presentasi Produk Kelompok; Sintaks 6: Evaluasi Pengalaman Proyek.\\n6. Lembar Kerja & Kolom Isian Data Kelompok: Sajikan tabel-tabel kosong terstruktur untuk menampung rumusan hipotesis/masalah, tabel pendataan hasil investigasi lapangan/daring, serta draf perancangan produk kreatif kelompok.\\n7. Pertanyaan Analisis & Komitmen Aksi Nyata (Class Action): Sediakan 4-5 pertanyaan esai analitis yang menuntut penalaran kritis kelompok dalam menghubungkan pemecahan masalah kependudukan dengan komitmen aksi nyata siswa di lingkungan sekolah atau masyarakat.\\n8. Rubrik Penilaian Kelompok (Asesmen Formatif & Portofolio): Lampirkan instrumen rubrik penilaian unjuk kerja kelompok (penguasaan materi, pembagian tugas/kerjasama, artikulasi presentasi) dan rubrik produk/laporan proyek (kebenaran ilmiah, kelengkapan data berbasis bukti, dan estetika/kreativitas media).\\nLengkapi seluruh bagian secara rinci, kontekstual sesuai materi SSK yang dipilih, menggunakan bahasa formal yang lugas, dan sajikan dalam format tabel/markdown rapi yang siap dicetak sebagai lembar kerja aktivitas kelompok.","disabled":false},{"label":"LKPD-PPB Integrasi","prompt":"Buatkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Aktivitas Penerapan Pola Pikir Bertumbuh (PPB) berbasis Kegiatan Berkelompok berdasarkan struktur materi berikut:\\n------------------\\nMata Pelajaran: [Pendidikan Pancasila / PAIBP / Bahasa Indonesia / Matematika / IPA / IPS / Prakarya]\\nKelas / Semester: [VII / VIII / IX] / [Ganjil / Genap]\\nMateri Pokok / Sub-Materi PPB: [Pilih salah satu: Strategi Belajar & Resiliensi / Memahami Kesalahan sebagai Proses Belajar / Tantangan Berpikir & Pemecahan Masalah / Umpan Balik Berorientasi Proses / Pemetaan Kesulitan & Kartu Perbaikan / Evaluasi Metakognitif / Refleksi Usia & Potensi Diri]\\nModel Pembelajaran: [Pilih salah satu: Problem Based Learning (PBL) atau Project Based Learning (PjBL)]\\n------------------\\nStruktur LKPD Berkelompok harus memuat bagian-bagian lengkap sebagai berikut:\\n1. Header Dokumentasi: Sediakan baris isian rapi untuk Nama Kelompok, Daftar Anggota Kelompok (Ketua, Sekretaris, Anggota), Kelas, Hari/Tanggal Pelaksanaan, serta Kolom Nilai, Catatan Umpan Balik Berorientasi Proses, dan Tanda Tangan Guru.\\n2. Tujuan Pembelajaran & Indikator PPB: Tuliskan 3-4 indikator ketercapaian yang memadukan kompetensi mata pelajaran dengan penanaman pilar PPB (Kesadaran Proses Belajar, Resiliensi Mengatasi Hambatan, Keberanian Mencoba/Salah, dan Evaluasi Strategi Metakognitif).\\n3. Petunjuk Kerja Kelompok & Pembagian Peran: Tuliskan aturan main kerja kelompok yang jelas (misal: ruang aman untuk berpendapat dan berbuat salah, diskusi aktif, gotong royong, efisiensi waktu, serta pembagian peran anggota tim dalam investigasi dan penyusunan karya).\\n4. Stimulus Kasus / Bacaan / Tantangan Berpikir: Sajikan sebuah artikel naratif, studi kasus kontekstual, atau masalah bertingkat (scaffolding) yang relevan (seperti tantangan belajar, kegagalan strategi awal, pemecahan masalah berjenjang, atau eksplorasi konsep baru) lengkap dengan pertanyaan pemantik diskusi.\\n5. Alur Aktivitas Berkelompok (Wajib disesuaikan dengan pilihan model pembelajaran):\\n   - Jika PBL: Sintaks 1: Orientasi pada Masalah Tantangan Belajar; Sintaks 2: Mengorganisasikan Kelompok Belajar & Ruang Aman; Sintaks 3: Membimbing Penyelidikan Kelompok (investigasi data/studi pustaka/ujicoba strategi); Sintaks 4: Mengembangkan & Menyajikan Hasil Pemecahan Masalah serta Analisis Kesalahan; Sintaks 5: Menganalisis & Mengevaluasi Proses Belajar & Strategi Berpikir.\\n   - Jika PjBL: Sintaks 1: Penentuan Pertanyaan Mendasar Proyek PPB; Sintaks 2: Mendesain Perencanaan Proyek Kelompok (pembentukan produk seperti jurnal refleksi visual/infografis strategi belajar/peta jalur solusi); Sintaks 3: Menyusun Jadwal & Antisipasi Hambatan Proyek; Sintaks 4: Memonitor Progres & Uji Coba Ulang Produk Tim; Sintaks 5: Menguji Hasil & Presentasi Proses/Produk Kelompok; Sintaks 6: Evaluasi Pengalaman Proyek & Pembelajaran dari Kesalahan.\\n6. Lembar Kerja & Kolom Isian Data Kelompok: Sajikan tabel-tabel kosong terstruktur untuk menampung pemetaan potensi kesulitan, draf hipotesis/strategi awal, tabel iterasi uji coba/kartu perbaikan kesalahan, serta draf perancangan produk kreatif kelompok.\\n7. Pertanyaan Analisis & Komitmen Refleksi Diri (Growth Mindset Reflection): Sediakan 4-5 pertanyaan esai analitis metakognitif yang menuntut siswa mengevaluasi strategi apa yang paling membantu, kesalahan apa yang memberi pelajaran berharga, hal apa yang sebelumnya sulit tapi kini dipahami, serta langkah perbaikan yang akan dilakukan berikutnya.\\n8. Rubrik Penilaian Kelompok (Asesmen Formatif & Portofolio): Lampirkan instrumen rubrik penilaian unjuk kerja kelompok (fokus pada usaha, ketekunan, kerjasama, dan keterbukaan menerima saran) dan rubrik produk/laporan proyek (kreativitas, kejujuran analisis proses, daya juang/perbaikan dari draf awal, dan kejelasan artikulasi).\\nLengkapi seluruh bagian secara rinci, kontekstual sesuai materi PPB yang dipilih, menggunakan bahasa formal yang lugas, dan sajikan dalam format tabel/markdown rapi yang siap dicetak sebagai lembar kerja aktivitas kelompok.dengan ketentuan tambahan:","disabled":false},{"label":"────Identifikasi Tujuan──────","prompt":"Tuliskan tujuan pembelajaran umum","disabled":true},{"label":"Tujuan Pembelajaran","prompt":"Tuliskan tujuan pembelajaran umum dalam 1 paragraf yang singkat dan padat. Kemudian tuliskan yang lebih detal .Tujuan Pembelajaran dan indikator ketuntasan. Buat dalam tabel dengan setiap tujuan pembelajaran terdiri dari 1 atau lebih indikator.","disabled":false},{"label":"Tujuan Pembelajaran (Bloom)","prompt":"Tuliskan pembeljaran instruksional umum dalam 1 paragraf yang singkat dan padat. Kemudian tuliskan yang lebih detal Tujuan Pembelajaran yang dituliskan dalam tabel dengan menggabungkan 2 dimensi (tuliskan tujuan pembelajaran dalam tabel dengan kombinasi dimensi pengetahuan (4 baris tabel: faktual-konseptual-prosedural-metakognitif) dan dimensi kognitif (6 kolom tabel: mengingat, memahami, mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi, kreasi)). (Di bagian bawah,tuliskan contoh soal untuk masing-masing tahap). Berikan contoh nyata aplikatif untuk extended-abstract (sesuai topik) yang dapat dilakukan siswa. Topik :","disabled":false},{"label":"Tujuan Pembelajaran (Taksonomi SOLO 1)","prompt":"Tuliskan tujuan pembelajaran umum dalam 1 paragraf yang singkat dan padat..Tujuan Pembelajaran yang dituliskan dalam tabel dengan  SOLO taxonomy (4 baris, uni-struktural, multi struktural,relasional, extended-abstract) kolom kedua tuliskan tujuan ppembelajarn, kolom 3: indikator).Setelah itu buatkan Di bagian bawah tuliskan indikator, konsep kisi-kisi asesmen dan contoh soal untuk masing-masing tahap).Berikan contoh nyata aplikatif untuk extended-abstract (sesuai topik) . Topik materi:","disabled":false},{"label":"Tujuan Pembelajaran (Taksonomi SOLO 2)","prompt":"Tujuan Pembelajaran yang dituliskan dalam tabel dengan menggabungkan 2 dimensi (tuliskan tujuan pembelajaran dalam tabel dengan kombinasi dimensi pengetahuan (4 baris tabel: faktual-konseptual-prosedural-metakognitif) dan dimensi SOLO taxonomy ( 4 kolom, uni-struktural, multi struktural,relasional, extended-abstract)).Setelah itu buatkan konsep kisi-kisi asesmen berdasar SOLO taxonomy tersebut. (Di bagian bawah,tuliskan contoh indikator pencapaian kompetensi dan contoh soal untuk masing-masing tahap). Berikan contoh aplikatif untuk extended-abstract yang dapat dilakukan siswa.  Topik materi:","disabled":false},{"label":"Tujuan Pembelajaran (Deep Learning)","prompt":"Tujuan Pembelajaran yang dituliskan dalam tabel dengan menggabungkan 2 dimensi (tuliskan tujuan pembelajaran dalam tabel dengan kombinasi dimensi Berkesadaran/Mindful, Bermakna/Meaningful, Menggembirakan/Joyful (3 kolom tabel) dan dimensi  Memahami, Mengaplikasi/menerapkan, Merefleksi (dalam 3 baris tabel) dan .Setelah itu buatkan konsep kisi-kisi asesmen berdasar tabel tersebut. Topik materi:","disabled":false},{"label":"Uraian Materi","prompt":"Daftar Jabaran/uraian sub-materi penting Pembelajaran","disabled":false},{"label":"Materi Prasyarat","prompt":"Daftar materi/pengetahuan/skill prasyarat yang perlu dikuasai siswa sebelum pembelajaran","disabled":false},{"label":"Masalah Belajar Siswa","prompt":"Masalah pembelajaran terkait kesulitan pemahaman, kesalahan (miskonsepsi) pemahaman, titik kritis yang sering dihadapi siswa, masalah terkait proses kognitif, aspek motivasi-sikap, aspek keterampilan belajar. Berikan alternatif solusi secara singkat. Topik materi perlajaran terkait:","disabled":false},{"label":"Pertanyaan Pemantik","prompt":"Daftar Pertanyaan pemantik (guiding questions) (judul gunakan heading H2 dan tanpa subheading lain) yang memandu mengantarkan ke materi pembelajaran","disabled":false},{"label":"Bahan Motivasi Belajar Siswa","prompt":"Daftar poin motivasi Mengapa  penting dan perlu bagi siswa untuk mempelajari materi ini (jika perlu, berikan contoh serta manfaat di kehidupan nyata serta karir masa depan)","disabled":false},{"label":"Alur Pemahaman Materi","prompt":"Buatkan Dokumen Pemetaan Materi dan Analisis Operasional Tujuan Pembelajaran (TP) terstruktur berdasarkan data berikut:\\n------------------\\nNama Guru: Mukhammad Yasin\\nAsal Sekolah: SMPN 1 Arjasa\\nMata Pelajaran: [Mata Pelajaran, misal: Matematika]\\nKelas / Semester: [Kelas / Semester, misal: VII / Genap]\\nFase: [Fase, misal: D]\\nMateri Pokok: [Nama Materi, misal: Bilangan Bulat / Persamaan Linear / dll.]\\nTujuan Pembelajaran (TP): [Tuliskan TP lengkap, misal: B.1. Menjelaskan, menyatakan, membandingkan, mengurutkan, dan menentukan hasil operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) bilangan bulat berbasis data/isu lingkungan]\\nAlokasi Waktu Total: [misal: 4 Pertemuan (8x40 menit)]\\n------------------\\nStruktur Pemetaan Materi harus memuat bagian-bagian lengkap sebagai berikut:\\n1. Dekonstruksi & Analisis Kompetensi TP: Urai TP menjadi komponen Kata Kerja Operasional (KKO/Kompetensi), Lingkup Materi/Konten, dan Batasan/Kedalaman Materi sesuai standar Fase D.\\n2. Alur Pemetaan & Urutan Penyampaian Materi (Materi Breakout): Sajikan tabel bertahap yang memecah TP menjadi Sub-Materi Kecil (Micro-Learning Steps) dari tingkat LOTS hingga HOTS (misal: Konsep/Representasi -> Operasi Dasar -> Operasi Campuran -> Problem Solving/Penerapan Kontekstual).\\n3. Matriks Perencanaan Per Pertemuan: Buat tabel perencanaan operasional mengajar dengan kolom: [Pertemuan Ke-], [Sub-Materi & Fokus Pembahasan], [Indikator Ketercapaian Kecil], [Prasyarat Konsep/Batasan Materi], [Rekomendasi Strategi/Media Pembelajaran], dan [Potensi Miskonsepsi Siswa & Solusi Navigasinya].\\n4. Panduan Batasan Materi (In-Scope vs Out-of-Scope): Berikan daftar tegas mengenai materi apa saja yang Wajib Diajarkan dan materi apa yang Belum Perlu Diajarkan di jenjang ini agar pembelajaran fokus dan tidak over-capacity.\\n5. Bank Pertanyaan Pemantik & Contoh Soal Bertingkat: Sediakan pertanyaan pemantik untuk tiap sub-materi serta 3 level contoh soal (Dasar, Menengah, Tantangan/HOTS) yang mencerminkan batasan TP tersebut.\\nLengkapi seluruh bagian secara terperinci, sistematis, menggunakan bahasa formal yang pedagogis, dan sajikan dalam format tabel/markdown rapi yang siap dijadikan acuan utama dalam menyusun Modul Ajar dan alur mengajar harian.","disabled":false},{"label":"────Ide Aktivitas Pembelajaran──────","prompt":"","disabled":true},{"label":"Aktifitas Pembelajaran Mendalam","prompt":"Buatkan deskripsi informasi mengenai aktivitas pembelajaran, dimulai dari info umum (judul), Tujuan pembelajaran (dengan Taksonomi SOLO, dimulai dari uni-struktural), daftar materi pelajaran (Materi mencakup pengetahuan faktual,konseptual, prosedural, dan metakognitif. ), 3 Fase pengalaman belajar (memahami, menerapkan, merefleksikan), Asesmen (berikan contoh yang detail sesuai materi), Alternatif Media/Teknologi Pembelajaran, Tuliskan poin Penerapan Prinsip Pembelajaran (berkesadaran/mindful-reflective) selain/exclude meditasi-pernafasan, bermakna (meaningful) dan menggembirakan(joyful)), Dimensi profil lulusan yang dapat dikaitkan (Kedelapan dimensi tersebut adalah: keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. ) disertai penjelasan singkat. Selanjutnya tuliskan bagian PRAKTIK PEDAGOGI: Praktik ini menekankan pada keterlibatan aktif siswa, berpikir kritis, dan kemampuan mengaplikasikan pengetahuan dalam berbagai konteks. (misalnya penggunaan model pembelajaran,strategi pembelajaran. dll yang sesuai. jelaskan secara singkat.) \\n------------------\\nContoh dan format:\\nSistem Pencernaan (IPA SD)\\n\\nTUJUAN PEMBELAJARAN\\nSiswa mampu mengidentifikasi organ dan enzim utama sistem pencernaan, menjelaskan hubungan proses pencernaan secara berurutan, serta menganalisis dampak pola makan terhadap kesehatan pencernaan dan merumuskan solusinya.\\n\\nRincian Tujuan (Taksonomi SOLO)\\n\\nUnistruktural: Mengidentifikasi satu organ utama sistem pencernaan dan fungsinya (mis. lambung mencerna protein).\\nMultistruktural: Menyebutkan beberapa organ pencernaan dan enzim terkait beserta fungsinya.\\nRelasional: Menjelaskan hubungan antara organ, enzim, dan proses pencernaan dalam urutan yang logis.\\nExtended-Abstrak: Menganalisis dampak pola makan terhadap kesehatan pencernaan dan mengusulkan solusi untuk meningkatkan fungsi sistem pencernaan.\\n\\nMATERI PELAJARAN:\\\\nMateri esensial yang harus dikuasai siswan\\nPENGALAMAN BELAJAR\\n1. MEMAHAMI\\n\\nFungsi: Mencerna makanan, menyerap nutrisi, buang sisa.\\nOrgan:\\nMulut: Mengunyah, amilase (karbohidrat).\\nKerongkongan: Peristaltik.\\nLambung: Pepsin (protein).\\nUsus Halus: Serap nutrisi (lipase, tripsin).\\nUsus Besar: Serap air, bentuk feses.\\nAnus: Buang feses.\\n\\nProses: Mekanis (kunyah, aduk), kimiawi (enzim), penyerapan, eliminasi.\\n\\n2. MENERAPKAN\\n\\nBuat Diagram: Sketsa alur makanan dan fungsi organ.\\nAnalisis Makanan: Pilih menu (mis. nasi, ayam), identifikasi nutrisi dan organ pencerna.\\nKuis: Enzim lemak? (Lipase) Organ serap air? (Usus besar)\\n\\n3. MEREFLEKSIKAN\\n\\nPertanyaan: Mengapa pencernaan penting? Bagaimana diet memengaruhi usus?\\nTindakan: Catat pola makan 1 hari, rencanakan perubahan (mis. tambah serat).\\nKesehatan: Pelajari maag/sembelit, hubungkan dengan gaya hidup.\\n\\nALTERNATIF ASESMEN\\nUnistruktural: Sebutkan satu organ pencernaan dan fungsinya (contoh: Lambung mencerna protein).\\nMultistruktural: Tulis 3 organ pencernaan, enzim, dan nutrisi yang dicerna (mis. Mulut - Amilase - Karbohidrat).\\nRelasional: Buat poster proses pencernaan nasi dari mulut hingga usus halus, sertakan organ dan enzim terkait.\\nExtended-Abstrak: Buat rencana makan harian yang mendukung kesehatan pencernaan, jelaskan alasan pilihan makanan berdasarkan fungsi sistem pencernaan.\\n\\n\\nALTERNATIF PEMANFAATAN MEDIA/PERAGA\\nDigital:\\n- Video animasi 2D/3D alur makanan.\\n- Augmented Reality (AR) organ pencernaan.\\n- Quiz interaktif (Kahoot, Quizizz).\\n- Aplikasi simulasi enzim dan reaksi kimia.\\nNon-digital / Hand-on:\\n- Pipa paralon + balon (model peristaltik).\\n- Model clay/foam organ pencernaan.\\n- Percobaan amilase pada roti (mengunyah sampai manis).\\n- Poster kertas manila dan spidol.\\n- Puzzle susun alur pencernaan.\\nPENERAPAN PRINSIP PEMBELAJARAN\\nDIMENSI PROFIL LULUSAN \\n PRAKTIK PEDAGOGI\\n------------------------------\\nTopik materi pelajaran:","disabled":false},{"label":"Aktifitas Pembelajaran Mendalam 2","prompt":"Buatkan informasi mengenai aktivitas pembelajaran, dimulai dari info umum (judul), Tujuan pembelajaran (dengan Taksonomi SOLO, dimulai dari uni-struktural), Fase pengalaman belajar (memahami, menerapkan, merefleksikan), Asesmen (berikan contoh yang detail sesuai materi), Alternatif Media/Teknologi Pembelajaran, Tuliskan poin Penerapan Prinsip Pembelajaran (berkesadaran/mindful-reflective) selain/exclude meditasi-pernafasan, bermakna (meaningful) dan menggembirakan(joyful)), Dimensi profil lulusan yang dapat dikaitkan (Kedelapan dimensi tersebut adalah: keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. ) disertai penjelasan singkat. Selanjutnya tuliskan bagian ALTERNATIF PRAKTIK PEDAGOGI: Praktik ini menekankan pada keterlibatan aktif siswa, berpikir kritis, dan kemampuan mengaplikasikan pengetahuan dalam berbagai konteks. (misalnya penggunaan model pembelajaran (PBL, inquiry, TPS, dll),strategi pembelajaran. dll yang sesuai dan relevan. jelaskan secara singkat.) \\n------------------\\nContoh dan format:\\nSistem Pencernaan (IPA SD)\\n\\nTUJUAN PEMBELAJARAN\\nSiswa mampu mengidentifikasi organ dan enzim utama sistem pencernaan, menjelaskan hubungan proses pencernaan secara berurutan, serta menganalisis dampak pola makan terhadap kesehatan pencernaan dan merumuskan solusinya.\\n\\nRincian Tujuan (Taksonomi SOLO)\\n\\nUnistruktural: Mengidentifikasi satu organ utama sistem pencernaan dan fungsinya (mis. lambung mencerna protein).\\nMultistruktural: Menyebutkan beberapa organ pencernaan dan enzim terkait beserta fungsinya.\\nRelasional: Menjelaskan hubungan antara organ, enzim, dan proses pencernaan dalam urutan yang logis.\\nExtended-Abstrak: Menganalisis dampak pola makan terhadap kesehatan pencernaan dan mengusulkan solusi untuk meningkatkan fungsi sistem pencernaan.\\n\\nPENGALAMAN BELAJAR\\n1. MEMAHAMI\\n\\nFungsi: Mencerna makanan, menyerap nutrisi, buang sisa.\\nOrgan:\\nMulut: Mengunyah, amilase (karbohidrat).\\nKerongkongan: Peristaltik.\\nLambung: Pepsin (protein).\\nUsus Halus: Serap nutrisi (lipase, tripsin).\\nUsus Besar: Serap air, bentuk feses.\\nAnus: Buang feses.\\n\\nProses: Mekanis (kunyah, aduk), kimiawi (enzim), penyerapan, eliminasi.\\n\\n2. MENERAPKAN\\n\\nBuat Diagram: Sketsa alur makanan dan fungsi organ.\\nAnalisis Makanan: Pilih menu (mis. nasi, ayam), identifikasi nutrisi dan organ pencerna.\\nKuis: Enzim lemak? (Lipase) Organ serap air? (Usus besar)\\n\\n3. MEREFLEKSIKAN\\n\\nPertanyaan: Mengapa pencernaan penting? Bagaimana diet memengaruhi usus?\\nTindakan: Catat pola makan 1 hari, rencanakan perubahan (mis. tambah serat).\\nKesehatan: Pelajari maag/sembelit, hubungkan dengan gaya hidup.\\n\\nALTERNATIF ASESMEN\\nUnistruktural: Sebutkan satu organ pencernaan dan fungsinya (contoh: Lambung mencerna protein).\\nMultistruktural: Tulis 3 organ pencernaan, enzim, dan nutrisi yang dicerna (mis. Mulut - Amilase - Karbohidrat).\\nRelasional: Buat poster proses pencernaan nasi dari mulut hingga usus halus, sertakan organ dan enzim terkait.\\nExtended-Abstrak: Buat rencana makan harian yang mendukung kesehatan pencernaan, jelaskan alasan pilihan makanan berdasarkan fungsi sistem pencernaan.\\n\\n\\nALTERNATIF PEMANFAATAN MEDIA/PERAGA\\nDigital:\\n- Video animasi 2D/3D alur makanan.\\n- Augmented Reality (AR) organ pencernaan.\\n- Quiz interaktif (Kahoot, Quizizz).\\n- Aplikasi simulasi enzim dan reaksi kimia.\\nNon-digital / Hand-on:\\n- Pipa paralon + balon (model peristaltik).\\n- Model clay/foam organ pencernaan.\\n- Percobaan amilase pada roti (mengunyah sampai manis).\\n- Poster kertas manila dan spidol.\\n- Puzzle susun alur pencernaan.\\nPENERAPAN PRINSIP PEMBELAJARAN\\nDIMENSI PROFIL LULUSAN \\n PRAKTIK PEDAGOGI\\n contoh Penggunaan model problem base learning ------------------------------\\nTopik materi pelajaran:","disabled":false},{"label":"Aktivitas Pembelajaran Mendalam","prompt":"Saya meminta bantuan Anda untuk merancang sebuah rencana pembelajaran inovatif dan mendalam untuk topik materi pelajaran. Tuliskan pada bagian awal berupa paragraf singkat berisi tujuan pembelajaran (learning objectives) secara umum (merujuk topik materi). Kemudian di bawahnya tuliskan sebuah tabel berisi tabel sub-tujuan pembelajaran (jabaran tujuan pembelajaran umum) dengan menggunakan taksonomi SOLO dimulai dari uni-struktural(isi tabel kolom 1: Level taksonomi SOLO, kolom 2 jabaran tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian: kolom 3: Fase pembelajaran . Rencana pembelajaran secara umum harus terstruktur secara sistematis melalui tiga fase PENGALAMAN BELAJAR utama, yaitu MEMAHAMI, MENERAPKAN, dan MEREFLEKSIKAN. Untuk setiap fase tersebut, mohon rumuskan Tujuan Pembelajaran yang jelas, terukur, dan dikaitkan dengan level yang relevan dalam SOLO Taxonomy (misalnya, uni-struktural, multi-struktural, relasional, atau abstrak diperluas) yang mencerminkan kedalaman pemahaman yang diharapkan. Tuliskan juga tujuan pembelajaran ini di awal, sebelum masuk tahapan belahar. Sangat penting bahwa setiap fase dan aktivitas di dalamnya secara eksplisit mengintegrasikan dan menerapkan tiga pendekatan pembelajaran mendalam: Mindful-Reflective Learning, di mana peserta didik memahami tujuan pembelajaran, termotivasi secara intrinsik, serta aktif meregulasi diri dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi cara belajar mereka secara reflektif; Meaningful Learning, di mana peserta didik menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata, proses belajar berorientasi pada transfer belajar dan pemahaman mendalam (bukan hafalan), serta mengaktifkan pengetahuan awal; dan Joyful Learning, yang menciptakan suasana belajar positif, menantang, menyenangkan, memotivasi, dan melibatkan peserta didik secara kognitif serta emosional. Mohon sajikan ide aktivitas untuk setiap fase dalam format tabel yang terstruktur, mencakup kolom-kolom berikut: Fase Pengalaman Belajar (MEMAHAMI/MENERAPKAN/MEREFLEKSIKAN), Tujuan Pembelajaran (beserta level SOLO yang disebutkan), Penjelasan Singkat Fase (menguraikan kontribusi fase terhadap pemahaman topik dan bagaimana prinsip mindful, meaningful, joyful diterapkan secara umum di fase tersebut), Aktivitas Pembelajaran Spesifik (menjelaskan langkah-langkah kegiatan dengan menggunakan strategi dan alat/media pembelajaran yang bervariasi, dari yang sederhana hingga teknologi canggih, yang sesuai dengan topik materi), Asesmen (menjelaskan bagaimana kemajuan atau pencapaian tujuan pembelajaran diukur pada fase tersebut, baik formatif maupun sumatif), dan daftar Alat/Media Pembelajaran yang digunakan dalam aktivitas. Setelah penyajian tabel, saya meminta Anda untuk memberikan penjelasan akhir yang komprehensif mengenai bagaimana ketiga prinsip pembelajaran mendalam tersebut (mindful-reflective learning, meaningful learning, dan joyful learning) secara spesifik diterapkan dan terintegrasi dalam keseluruhan rancangan pembelajaran untuk topik materi yang telah dipilih, serta menjelaskan bagaimana setiap prinsip mendukung pencapaian tujuan pembelajaran pada masing-masing fase. Pada fase MEMAHAMI mencakup pengetahuan esensial, pengetahuan aplikatif dan pengetahuan nilai/karakter. Pada fase MENERAPKAN mencakup pada pemahaman yang lebih mendalam dan aplikasinya. Pada fase MEREFLEKSIKAN mencakup refleksi pembelajaran dan regulasi diri dan contoh praktis penerapan materi yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari baik untuk kehidupan pribadi maupun sosial-masyarakat  (contoh setelah belajar Sistem Pencernaan, siswa dapat mengatur menu makanan sehat sehari-hari dll). Pastikan output yang Anda berikan menggunakan bahasa yang profesional, jelas, dan mudah dipahami, dengan fokus pada kedalaman materi, keterkaitan yang kuat antar elemen (fase, tujuan, prinsip, aktivitas, asesmen), Tu;iskan keterkaitan materi pelajaran dengan 8 dimensi profil lususan (keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi). strategi dan alat/media pembelajaran yang diusulkan.  Dibagian akhir tambahkan informasi kaitannya tentang oleh pikir, olah rasa dan olah raga dengan mengaitkan relevansi ke topik materi. Sarankan PRAKTIK PEDAGOGI yang relevan contoh Penggunaan model problem base learning. Materi pelajaran adalah pada topik/tema berikut :","disabled":false},{"label":"Ide 3 Fase Pengalaman Belajar","prompt":"Saya meminta bantuan Anda untuk merancang 3 fase pembelajaran yaitu (1) Fase Memahami. (2)Fase Menerapkan dan (3) Fase Merefleksikan. Peran: Anda adalah seorang desainer instruksional dan fasilitator ahli. Tugas: Buatkan sebuah aktivitas pembelajaran mengenai topik yang akan saya berikan. mulailah dengan analisis tugas mencakup aspek utama: pertama, mendefinisikan konten dan tugas dengan mengidentifikasi kebutuhan kinerja, menentukan tugas yang harus dicapai, mengenali keterampilan serta pengetahuan yang diperlukan, dan memilih tugas untuk pengembangan instruksi; setelah itu jelaskan poin *(1) FASE MEMAHAMI* dan *(2) FASE MENERAPKAN*, ,masing2 fase berisi poin-poin mengidentifikasi langkah-langkah rumit dan menentukan urutan pelaksanaan serta pembelajaran tugas; kaitkan dengan tujuan pembelajaran, penguraian komponen operasional, identifikasi jenis pengetahuan (deklaratif, struktural, prosedural), pemilihan tugas prioritas, serta perancangan aktivitas, strategi, dan media pembelajaran yang sesuai; Target peserta adalah siswa/murid. lanjutkan *(3) FASE MEREFLEKSIKAN* yaitu buatkan aktivitas refleksi pembelajaran mengenai topik yang diberikan. Fokus Dimensi Refleksi: Aktivitas harus mencakup Dimensi Kognitif (Analisis Kritis Pengalaman Belajar Rekonstruksi Pengetahuan- Identifikasi Pola Pikir dan Asumsi), Dimensi Metakognitif (Kesadaran Proses Berpikir Sendiri - Evaluasi Strategi Pembelajaran-Pengaturan dan Monitoring Pemahaman), Dimensi Afektif (Eksplorasi Emosi Selama Proses Belajar- Refleksi Sikap dan Motivasi- Pengembangan Kesadaran Diri), Dimensi Praktis (Transformasi Pengalaman menjadi Praktik- Perencanaan Tindakan Perbaikan- Aplikasi Pembelajaran ke Konteks Nyata dan karier masa depan) dan Dimensi Sosial (Interpretasi Pengalaman dalam Konteks Sosial- Kolaborasi dan Berbagi Pemahaman). aktivitas dapat berupa daftar pertanyaan reflektif yang bisa langsung dijawab peserta atau dalam bentuk instruksi/penugasan. setelah itu susun penilaian/asesmen untuk mengukur kemampuan individu dalam pemahaman dan  kinerja menyelesaikan tugas. Format output: tuliskan analisis konten-tugas, judul tiap fase serta Penilaian/Asesmen dengan format Heading-2. Materi pelajaran adalah pada topik/tema berikut :","disabled":false},{"label":"Ide Aktivitas Pemantik Awal Belajar","prompt":"Aktivitas Pemantik Belajar (lesson hook)","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran Mendalam (1)","prompt":"Saya meminta bantuan Anda untuk merancang sebuah rencana pembelajaran inovatif dan mendalam untuk topik materi pelajaran. Tuliskan pada bagian awal berupa tabel tujuan pembelajaran dengan menggunakan taksonomi SOLO dimulai dari uni-struktural(kolom 1: Level taksonomi SOLO, kolom 2 tujuan pembelajaran: kolom 3: Fase pembelajaran . Rencana pembelajaran secara umum harus terstruktur secara sistematis melalui tiga fase PENGALAMAN BELAJAR utama, yaitu MEMAHAMI, MENERAPKAN, dan MEREFLEKSIKAN. Untuk setiap fase tersebut, mohon rumuskan Tujuan Pembelajaran yang jelas, terukur, dan dikaitkan dengan level yang relevan dalam SOLO Taxonomy (misalnya,  uni-struktural, multi-struktural, relasional, atau abstrak diperluas) yang mencerminkan kedalaman pemahaman yang diharapkan. Tuliskan juga tujuan pembelajaran ini di awal, sebelum masuk tahapan belahar. Sangat penting bahwa setiap fase dan aktivitas di dalamnya secara eksplisit mengintegrasikan dan menerapkan tiga pendekatan pembelajaran mendalam: Mindful-Reflective Learning, di mana peserta didik memahami tujuan pembelajaran, termotivasi secara intrinsik, serta aktif meregulasi diri dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi cara belajar mereka secara reflektif; Meaningful Learning, di mana peserta didik menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata, proses belajar berorientasi pada transfer belajar dan pemahaman mendalam (bukan hafalan), serta mengaktifkan pengetahuan awal; dan Joyful Learning, yang menciptakan suasana belajar positif, menantang, menyenangkan, memotivasi, dan melibatkan peserta didik secara kognitif serta emosional. Mohon sajikan ide aktivitas untuk setiap fase dalam format tabel yang terstruktur, mencakup kolom-kolom berikut: Fase Pengalaman Belajar (MEMAHAMI/MENERAPKAN/MEREFLEKSIKAN), Tujuan Pembelajaran (beserta level SOLO yang disebutkan), Penjelasan Singkat Fase (menguraikan kontribusi fase terhadap pemahaman topik dan bagaimana prinsip mindful, meaningful, joyful diterapkan secara umum di fase tersebut), Aktivitas Pembelajaran Spesifik (menjelaskan langkah-langkah kegiatan dengan menggunakan strategi dan alat/media pembelajaran yang bervariasi, dari yang sederhana hingga teknologi canggih, yang sesuai dengan topik materi), Asesmen (menjelaskan bagaimana kemajuan atau pencapaian tujuan pembelajaran diukur pada fase tersebut, baik formatif maupun sumatif), dan daftar Alat/Media Pembelajaran yang digunakan dalam aktivitas. Setelah penyajian tabel, saya meminta Anda untuk memberikan penjelasan akhir yang komprehensif mengenai bagaimana ketiga prinsip pembelajaran mendalam tersebut (mindful-reflective learning, meaningful learning, dan joyful learning) secara spesifik diterapkan dan terintegrasi dalam keseluruhan rancangan pembelajaran untuk topik materi yang telah dipilih, serta menjelaskan bagaimana setiap prinsip mendukung pencapaian tujuan pembelajaran pada masing-masing fase. Pada fase MEMAHAMI mencakup pengetahuan esensial, pengetahuan aplikatif dan pengetahuan nilai/karakter. Pada fase MENERAPKAN mencakup pada pemahaman yang lebih mendalam dan aplikasinya. Pada fase MEREFLEKSIKAN mencakup refleksi pembelajaran dan regulasi diri dan contoh praktis penerapan materi yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari baik untuk kehidupan pribadi maupun sosial-masyarakat  (contoh setelah belajar Sistem Pencernaan, siswa dapat mengatur menu makanan sehat sehari-hari dll). Pastikan output yang Anda berikan menggunakan bahasa yang profesional, jelas, dan mudah dipahami, Asesmen, Alternatif Media/Teknologi Pembelajaran, Penerapan Prinsip Pembelajaran (berkesadaran/mindful-reflective) selain/exclude meditasi-pernafasan, bermakna (meaningful) dan menggembirakan(joyful)), Dimensi profil lulusan yang dapat dikaitkan (Kedelapan dimensi tersebut adalah: keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. ) disertai penjelasan singkat  Dibagian akhir tambahkan informasi kaitannya tentang oleh pikir, olah rasa dan olah raga dengan mengaitkan relevansi ke topik materi. Materi pelajaran adalah pada topik/tema berikut :","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran Mendalam (2)","prompt":"Saya membutuhkan saran profesional dari Anda untuk merancang sebuah ide pembelajaran yang inovatif dan mendalam, yang difokuskan pada topik materi pelajaran. Mohon awali dengan menyusun sebuah paragraf yang menjelaskan Tujuan Pembelajaran secara komprehensif untuk topik tersebut, dan secara eksplisit mengaitkan berbagai tingkatan pencapaian tujuan ini dengan level-level yang relevan dalam SOLO Taxonomy (Structure of Observed Learning Outcome oleh Biggs and Collis, 1982), lengkap dengan rincian bagaimana setiap tahapan SOLO (mulai dari uni-struktural hingga abstrak diperluas) dapat tercermin dalam pemahaman peserta didik terhadap topik ini. Setelah itu, saya meminta Anda untuk mengembangkan ide aktivitas pembelajaran yang terstruktur dalam tiga fase PENGALAMAN BELAJAR: MEMAHAMI, MENERAPKAN, dan MEREFLEKSIKAN. Penting bagi setiap fase untuk secara holistik mengintegrasikan tiga pengalaman belajar kunci. Pertama, pada fase MEMAHAMI, fokuskan pada pencapaian pemahaman mendalam: rancanglah aktivitas yang dimulai dengan minimal tiga pertanyaan pemantik yang efektif untuk topik tersebut, yang bertujuan agar peserta didik memahami tujuan pembelajaran, termotivasi secara intrinsik, serta mampu mengaktifkan pengetahuan awal dan prasyarat mereka; sertakan juga bagaimana guru dapat menyampaikan setidaknya tiga poin motivasi tentang pentingnya mempelajari topik materi ini. Pada fase ini cakupan pengetahuan meliputi pengetahuan esensial, pengetahuan aplikatif dan pengetahuan nilai-karakter. Kedua, pada fase MENERAPKAN, tekankan pada pemahaman lebh dalam, penerapan atau aplikasi nyata (hands-on): rancanglah aktivitas di mana peserta didik secara aktif menerapkan pengetahuan mengenai materi pelajaran dalam berbagai situasi nyata, berikan minimal tiga contoh detail tentang bagaimana hal ini dapat dilakukan sesuai dengan materi, dan usulkan contoh konkret proyek atau pembelajaran berbasis masalah (Project/Problem-Based Learning) yang relevan dan menantang. Ketiga, pada fase MEREFLEKSIKAN, mencakup refleksi dan regulasi diri dengan cara memfasilitasi pembelajaran reflektif: rancanglah aktivitas yang memungkinkan peserta didik untuk membahas minimal tiga hikmah atau pelajaran penting yang telah mereka peroleh, berikan contoh bagaimana pembelajaran ini dapat ditransfer ke konteks yang berbeda atau dikaitkan dengan minimal tiga topik atau pelajaran lain, serta jelaskan bagaimana aktivitas tersebut mendukung pengembangan metakognisi peserta didik, di mana mereka aktif meregulasi diri dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi cara belajar mereka secara reflektif. Sebagai penutup, mohon jelaskan secara rinci dan dengan contoh praktis bagaimana ketiga prinsip pembelajaran fundamental—yaitu (a) mindful learning (kesadaran penuh dalam proses belajar), (b) meaningful learning (pembelajaran yang bermakna, menekankan pemahaman mendalam bukan sekadar menghafal informasi, serta melibatkan aktivasi pengetahuan awal dan pengembangan minat-bakat), dan (c) joyful learning (menciptakan suasana belajar yang positif, menggembirakan, menantang, menyenangkan, memotivasi, serta melibatkan peserta didik secara kognitif dan emosional)—secara konkret diterapkan dan terjalin dalam setiap fase pembelajaran (MEMAHAMI, MENERAPKAN, MEREFLEKSIKAN) dan setiap aktivitas yang telah Anda rancang sebelumnya. Pastikan seluruh penjelasan dan contoh selalu dikaitkan secara langsung dan relevan dengan topik materi yang telah ditentukan.  Dibagian akhir tambahkan informasi kaitannya tentang oleh pikir, olah rasa dan olah raga dengan mengaitkan relevansi ke topik materi. 8 dimensi profil lususan (1. Kewargaan 2. Komunikasi 3. Penalaran kritis 4. Kreativitas 5. Kolaborasi 6. Keimanan 7. Kemandirian 8. Kesehatan).Materi pelajaran adalah pada topik/tema berikut :","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran Mendalam (3)","prompt":"saran profesional tentang ide pembelajaran dengan menuliskan paragraf terkait tujuan pembelajaran dikaitkan dengan SOLO taxonomy (the SOLO (structure of observed learning outcome) taxonomy developed by Biggs and Collis (1982) ) tuliskan rincian sesuai tahapannya mulai dari uni-struktural. Setelah itu Kemudian  tulis ide aktivitas dgn menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam yang  berdasar 3 PRINSIP PEMBELAJARAN dikombinasikan 3 PENGALAMAN BELAJAR. PRINSIP Pembelajaran yaitu (PRINSIP 1) pembelajaran berkesadarn (mindful-reflektif learning) (Peserta didik memahami tujuan pembelajaran dan termotivasi secara intrinsik untuk belajar. Peserta didik aktif meregulasi diri dalam belajar, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi reflektif cara belajar mereka.) , (PRINSIP 2) pembelajaran bermakna (meaningful learning) (Peserta didik menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata,Proses belajar berorientasi pada kemampuan mengaplikasikan pengetahuan (learning tansfer), pemahaman mendalam bukan hanya menghafal informasi, melibatkan aktivasi pengetahuan awal), dan (PRINSIP 3) pembelajaran yang menggembirakan (joyful learning) (suasana belajar yang positif, menantang, menyenangkan, dan memotivasi, terlibat secara kognitif dan emosional). Prinsip tersebut dikombinasikan dengan 3 PENGALAMAN BELAJAR yaitu (PENGALAMAN 1) pemahaman mendalam, siswa termotivasi,terinspirasi,tidak hanya menghafal materi, dengan melibatkan pengetahuan esensial, pengetahuan aplikatif dan pengetahuan nilai/karakter (PENGALAMAN 2) aplikasi/penerapan dalam kehidupan nyata an bermanfaat secara nyata dan (PENGALAMAN 3) Refleksi, mampu melakukan refleksi hasil belajar, koneksi atau mengaitkan dengan konteks dan topik keilmuan lain dan kaitan dengan pembelajaran kelanjutan berikutnya serta dikaitkan dengan regulasi diri dalam pembelajaran. Jelaskan masing-masing poin tsb dalam tabel 3 baris pengalaman belajar dan 3 kolom prinsip pembelajaran. Jelaskan menuliskan rancangan aktivitas pembelajaran dengan menerapkan fase MEMAHAMI, MENERAPKAN, MEREFLEKSIKAN. dengan selalu dikaitkan dengan topik materi. Dibagian akhir tambahkan informasi kaitannya tentang oleh pikir, olah rasa dan olah raga dengan mengaitkan relevansi ke topik materi. Materi pelajaran adalah pada topik/tema berikut :","disabled":false},{"label":"Ide Aktivitas Inti","prompt":"alternatif langkah (step-by-step) Aktivitas Belajar dari awal ketika siswa belum paham materi hingga akhirnya siswa paham konsep dan penerapannya. berikan cara dan trik yang memudahkan siswa belajar. fokuskan pada langkah didaktik-pedagogi dan spesifik pada materi","disabled":false},{"label":"Ide Aktivitas Untuk Materi Sulit","prompt":"alternatif langkah (step-by-step) strategi Belajar dari awal ketika siswa belum paham materi hingga akhirnya siswa paham konsep dan penerapannya. berikan cara dan trik yang memudahkan siswa belajar (gunakan peraga jika perlu). fokuskan pada langkah didaktik-pedagogi dan spesifik pada materi yang disertai contoh-contoh yang memudahkan pemahaman dan gunakan prinsip yang sesuai dengan cara otak/kognisi bekerja. Jelaskan rasional/argumen mengapa guru perlu melakukan langkah tersebut misalnya untuk mengatasi miskonsepsi, kesulitan pemahaman materi, dan hambatan belajar terkait topik materi.","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran Berdiferensiasi (Kemampuan Siswa)","prompt":"Ide pembelajaran berdiferensiasi (differentiated instruction) untuk kelompok siswa yang memiliki kemampuan dan karakteristik yang berbeda beserta tugas yang sesuai. Tulis dalam tabel.","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran Berdiferensiasi (Proses-Konten-Produk)","prompt":"Ide pembelajaran berdiferensiasi (differentiated instruction) untuk kelompok siswa dalam kategori diferensiasi konten, proses dan produk. Tulis dalam tabel.","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran dengan Gamifikasi","prompt":"Buatlah rencana aktivitas pembelajaran yang menerapkan pendekatan gamifikasi untuk suatu materi. Rincikan tujuan pembelajaran, deskripsi aktivitas, mekanisme permainan, aturan main, cara pemberian hadiah atau poin, serta metode evaluasi hasil belajar siswa. Sertakan contoh konkret seperti jenis tantangan, level atau tingkatan, fitur interaktif, dan bagaimana gamifikasi ini dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi tersebut. Topik materi:","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran Berbasis Pemecahan-Masalah (PBL)","prompt":"Ide pembelajaran berbasis problem-solving melibatkan investigasi dan penerapan konsep. Berikan statemen problem/masalah yang menantang dan menarik dengan bahasa yang mudah dipahami.","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran Berbasis Inkuiri","prompt":"Ide pembelajaran berbasis inquiry-based learning. Berikan langkah-langkah dengan detail.","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL)","prompt":"Ide pembelajaran berbasis project based learning dengan penerapan konsep dari mata pelajaran dan gunakan sintaks PjBL. tuliskan tujuan pembelajaran dan detail project yang harus dikerjakan. Tuliskan relevansi projek tsb dengan 4 kriteria kunci PjBL (dalam bentuk tabel 2 kolom 4 baris) berisi statemen pertanyaan penuntun (guiding question) yang jelas, konten materi pelajaran yang relevan, produk autentik yang dihasilkan dan kerja kolaboratif siswa. berikan arahan langkah yang harus dilakukan siswa. di akhir, berikan  alternatif langkah project yang mungkin dilakukan siswa sesuai sintaks PjBL (tuliskan dalam tabel). Tuliskan alternatif solusi jenis projek yang dapat dilakukan siswa, jika siswa tidak dapat menemukan idenya sendiri.","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran Berbasis UBD-1","prompt":"Ide pembelajaran yang dirancang dengan berbasis UBD (understanding by design). Berikan langkah-langkah tahapan dengan detail. Buatkan aktivitas pembelajaran melalui urutan fase pengenalan konsep, pengembangan/elaborasi konsep, penguatan (reinforcement) dan penerapan (application), dan penilaian (berikan penjelasan dsingkat di masing-masing fase.","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran Berbasis UBD-2","prompt":"Ide pembelajaran ang dirancang dengan berbasis UBD (understanding by design). komponennya adalah 1. Desired Results(Hasil yang diharapkan)\\nEstablised goals(Tujuan)\\nEnduring Understanding(Pemahaman bermakna)\\nEssential questions(Pertanyaan Kunci)\\nStudents will know(Siswa mengetahui/Akuisi konten)\\nStudents will able to(Siswa mampu/terampil)\\n\\n2. Assesment evidence(Bukti)\\nPerformance tasks(Tugas Performa)\\nOther evidence(Bukti lain)\\n\\n3. Learning plan\\nLearning activities\\nAktivitas pembelajaran adalah kegiatan yang dirancang untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran. Berikut adalah beberapa contoh learning activities:\\n• Membaca teks yang relevan dengan topik pembelajaran\\n• Mengerjakan soal-soal latihan untuk memperkuat pemahaman konsep\\n• Membuat proyek atau presentasi untuk menunjukkan pemahaman\\n• Berdiskusi dengan teman-teman untuk memperluas wawasan\\n• Mengerjakan eksperimen atau simulasi untuk memahami konsep secara lebih dalam\\n\\nFramework WHERETO\\nW: What (Apa yang ingin dicapai?)\\nH: How (Bagaimana cara mencapainya?)\\nE: Evidence (Apa bukti yang diperlukan untuk menunjukkan pencapaian. Pemanfaatan alat peraga/TIK)\\nR: Reasoning (Bagaimana cara berpikir untuk mencapai tujuan?)\\nE: Evaluation (Bagaimana cara mengevaluasi hasil?)\\nT: Transfer (Bagaimana cara menerapkan pengetahuan ke situasi lain?)\\nO: Opportunity (Apa kesempatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan?)(berikan penjelasan dsingkat di masing-masing fase.Tuliskan istilah bahasa inggris dengan diterjemahkan ke bahasa indonesia.","disabled":false},{"label":"Ide Aktivitas Pembelajaran Literasi (1)","prompt":"alternatif langkah (step-by-step) pembelajaran yang melibatkan peningkatan kompetensu literasi siswa melalui topik materi  pembelajaran. fokuskan pada langkah yang sesuai pada materi yang disertai contoh-contoh yang dapat mencapai tujuan pembelajaran sekaligus meningkatkan kemampuan literasinya. di akhir, jelaskan literasi yang dilatihkan dalam materi pelajaran yang bersangkutan. Berikan alternatif untuk asesmen literasinya tsb. Topik materi pelajaran :","disabled":false},{"label":"Ide Aktivitas Pembelajaran Literasi (2)","prompt":"ide pembelajaran yang melibatkan peningkatan kompetensi literasi siswa melalui topik materi pembelajaran. fokuskan pada literasi terkait fakta/konsep/prosedur/metakognitif yang sesuai pada materi yang dipelajari disertai contoh-contoh dan aktivitas yang dapat mencapai tujuan pembelajaran sekaligus meningkatkan kemampuan literasinya. di akhir, jelaskan literasi yang dilatihkan dalam materi pelajaran yang bersangkutan. Berikan alternatif untuk asesmen literasinya tsb. Topik materi pelajaran :","disabled":false},{"label":"Ide Aktivitas Pembelajaran Numerasi","prompt":"ide pembelajaran yang melibatkan peningkatan kompetensi numerasi siswa melalui topik materi pembelajaran. fokuskan pada numerasi terkait fakta/konsep/prosedur yang sesuai pada materi yang dipelajari disertai contoh-contoh yang dapat mencapai tujuan pembelajaran sekaligus meningkatkan kemampuan numerasi. di akhir, jelaskan kemampuan numerasi yang dilatihkan dalam materi pelajaran yang bersangkutan. Berikan alternatif untuk asesmen numerasi tsb. Topik materi pelajaran :","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran STEM","prompt":"Berikan beberapa ide praktis projek STEM yang melibatkan siswa untuk berdiskusi dan eksplorasi ide menantang. Jelaskan komponen topik mapel STEM dan Art serta skill-softskill yang terkait projek tsb. kemudian tuliskan challenge-statement dan jelaskan deskripsi dan langkah/proses dari proyek tsb. Topik utama mencakup","disabled":false},{"label":"Ide Pembelajaran dengan Computational-Thinking","prompt":"Ide pembelajaran berbasis penerapan konsep Computational Thinking dalam penyelesaian masalah. Melibatkan proses dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, representasi data, algoritma. (tuliskan dalam tabel). Buatkan tugas siswa yang menantang dan relevan dengan langkah tersebut","disabled":false},{"label":"Ide Aktivitas Pembelajaran Kreatif","prompt":"Your task is to create a comprehensive, engaging, and well-structured lesson plan on the given subject. The lesson plan should be designed for a 60-minute class session and should cater to a specific grade level or age group. Begin by stating the lesson objectives, which should be clear, measurable, and aligned with relevant educational standards. Then what the indicators of the objectives. Next, provide a detailed outline of the lesson, breaking it down into an introduction, main activities, and a conclusion. For each section, describe the teaching methods, learning activities, and resources you will use to effectively convey the content and engage the students. Finally, describe the assessment methods you will employ to evaluate students’ understanding and mastery of the lesson objectives. The lesson plan should be well-organized, easy to follow, and promote active learning and critical thinking.(gunakan respon bahasa indonesia)","disabled":false},{"label":"Lesson Plan Deeplearning","prompt":"Buatkan sebuah lesson plan untuk aktivitas pembelajaran Isi lesson plan meliputi  bbrp {komponen} berikut: Learning Objectives/tujuan pembelajaran, daftar indikator ketercapaian/ketuntasan dari tujuan pembelajaran, motivasi utk belajar materi, Outline Materi, Media/Alat/Bahan, Daftar materi prasyarat (materi prior knowledge yang harus dikuasai), Procedure (termasuk durasi waktu dan buatkan contoh soal/latihan serta strategi yang efektif. berikan penekanan pada konsep yang penting), Assessment (10 soal essay), Extension Activities (tuliskan sub judul komponen ini dengan kode markdown tebal/bold) warna biru. Berikan contoh, strategi dan penjelasan yang memudahkan pemahaman.\"+\"Gunakan bahasa Indonesia. Format output: \\n**Judul\\n \\n\\n**Tujuan Pembelajaran\\n \\n\\n**Indikator\\n \\n\\n**Motivasi\\n  \\n\\n**Daftar Materi\\n \\n**Materi Prasyarat\\n \\n\\n**Media/Alat/Bahan\\n \\n\\n**Aktivitas\\ \\n\\n**Asesmen\\n \\n\\n**Aktivitas lanjutan. berikan 5 soal essay di asesmen. tambahkan \\n\\n---\\n\\n di setiap {komponen}. gunakan format markdown bullet list untuk setiap isi {komponen}.Use bahasa indonesia. topiknya adalah:","disabled":false},{"label":"────Materi Ajar──────","prompt":"","disabled":true},{"label":"Bahan Bacaan","prompt":"Tulisan bahan bacaan dalam bentuk tulisan komprehensif mencakup materi fundamental/penting (berisi 800+ kata)","disabled":false},{"label":"Cerita Bacaan Literasi","prompt":"Tampilkan gambar yang diembedded dengan dengan format !![](https://image.pollinations.ai/prompt/{keyword}) . Jangan tambahkan spasi pada format tsb . Keyword ditulis dalam bahasa inggris, ganti spasi dengan hypen. Instruksi utama: Tulis sebuah cerita (500 kata lebih) untuk belajar literasi dengan judul menarik sesuai keyword. tuliskan 1 chapter dengan gaya penulisan seperti buku “Bedtime Math: The Truth Comes Out” (book that helps kids learn math/science through engaging stories and real-life scenarios) dengan tambahan 5 pertanyaan/soal untuk latihan kemampuan literasi di akhir. Jangan menambahkan informasi lain. Buatkan keyword gambar dengan gaya visual menarik dengan berdasar deskripsi atau topik berikut:","disabled":false},{"label":"Cerita Bacaan Numerasi","prompt":"Tuliskan sebuah cerita untuk meningkatkan skill numerasi siswa (500 kata lebih) dengan judul menarik sesuai keyword. tuliskan 1 chapter terkait keterampilan numerasi (math problem solving) dengan gaya penulisan seperti buku “Bedtime Math: The Truth Comes Out” (book that helps kids learn math/science through engaging stories and real-life scenarios) dengan tambahan 5 pertanyaan/soal untuk latihan numerasi matematika di akhir. Jangan menambahkan informasi lain. Buatkan keyword gambar dengan gaya visual menarik dengan berdasar deskripsi atau topik berikut:","disabled":false},{"label":"Pengetahuan Kunci","prompt":"Tulisan daftar pengetahuan kunci penting (key takeaways) fundamental/penting yang dapat dimanfaatkan atau menjadi dasar untuk pengetahuan lanjutan atau dalam pemanfaatan di dunia nyata. Topik materi:","disabled":false},{"label":"Contoh dan Analogi","prompt":"contoh-contoh dan analogi untuk membantu siswa memahami materi berikut:","disabled":false},{"label":"Outline Materi Presentasi","prompt":"outline berisi poin-poin penting untuk presentasi disertai rincian penjelasan secukupnya. urutkan sesuai dari dasar sampai tinggi","disabled":false},{"label":"Media Pembelajaran","prompt":"Beberapa alternatif  Media pembelajaran, deskripsi media dan langkah pembelajaran menggunakan media tsb. dengan ketentuan materi:","disabled":false},{"label":"────Asesmen──────","prompt":"","disabled":true},{"label":"Asesmen Pembelajaran Mendalam","prompt":"saran profesional tentang ide asesmen pembelajaran dengan menuliskan paragraf terkait tujuan pembelajaran dikaitkan dengan SOLO taxonomy (the SOLO (structure of observed learning outcome) taxonomy developed by Biggs and Collis (1982) ) tuliskan rincian sesuai tahapannya. Setelah itu Kemudian  tulis ide asesmen siswa dgn menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam yang  berdasar 3 PRINSIP PEMBELAJARAN dikombinasikan 3 PENGALAMAN BELAJAR. PRINSIP Pembelajaran yaitu (PRINSIP 1) pembelajaran berkesadarn (mindful-reflektif learning) (Peserta didik memahami tujuan pembelajaran dan termotivasi secara intrinsik untuk belajar. Peserta didik aktif meregulasi diri dalam belajar, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi reflektif cara belajar mereka.) , (PRINSIP 2) pembelajaran bermakna (meaningful learning) (Peserta didik menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata,Proses belajar berorientasi pada kemampuan mengaplikasikan pengetahuan (learning tansfer), pemahaman mendalam bukan hanya menghafal informasi, melibatkan aktivasi pengetahuan awal), dan (PRINSIP 3) pembelajaran yang menggembirakan (joyful learning) (suasana belajar yang positif, menantang, menyenangkan, dan memotivasi, terlibat secara kognitif dan emosional). Prinsip tersebut dikombinasikan dengan 3 PENGALAMAN BELAJAR yaitu (PENGALAMAN 1) pemahaman mendalam, siswa termotivasi,terinspirasi,tidak hanya menghafal materi, (PENGALAMAN 2) aplikasi/penerapan dalam kehidupan nyata an bermanfaat secara nyata dan (PENGALAMAN 3) Refleksi, mampu melakukan refleksi hasil belajar, koneksi atau mengaitkan dengan konteks dan topik keilmuan lain dan kaitan dengan pembelajaran kelanjutan berikutnya. Jelaskan masing-masing poin tsb dalam tabel 3 baris pengalaman belajar dan 3 kolom prinsip pembelajaran.","disabled":false},{"label":"Ide Asesmen Formatif","prompt":"Berikan ide alternatif asesmen formatif untuk topik materi:","disabled":false},{"label":"Kriteria Rubrik Penilaian","prompt":"daftar kriteria untuk rubrik penilaian terhadap kompetensi siswa terhadap topik/materi pelajaran.","disabled":false},{"label":"Ide Asesmen/Penilaian Awal","prompt":"materi prasyarat (Prerequisisi) dan Outline kisi/kisi soal asesmen terhadap Pengetahuan prasyarat dan keterampilan prasyarat tersebut","disabled":false},{"label":"Ide Asesmen/Penilaian Sumatif","prompt":"Outline kisi/kisi soal asesmen (meliputi aspek Pengetahuan Umum,Penyelesaian Masalah (Problem-Solving),Analisis-Evaluasi,Keterampilan Menerapkan Pengetahuan,Sikap) berikan satu atau lebih deskripsi soal pada setiap kriteria. Topik materinya  adalah:","disabled":false},{"label":"Soal Pilihan Ganda","prompt":"5 (lima) buah soal pilihan ganda dan jawabannya dengan menerapkan variasi level kognitif tinggi (high order) pada taksonomi Bloom (tuliskan soal tanpa format heading dan berikan kunci jawaban.). tulis 5 soal dengan struktur format penulisan seperti berikut (gunakan format penulisannya, gantilah isi dari placeholder []):[1. Tulis soal disini]\\na) [opsi Jawaban  a]\\nb) [Jawaban pilihan b]\\nc) [Jawaban pilihan c]\\nd) [Jawaban pilihan d]\\n\\n[2. Tulis soal disini]\\na) [Jawaban pilihan a]\\nb) [Jawaban pilihan b]\\nc) [Jawaban pilihan c]\\nd) [Jawaban pilihan d]\\n\\n[3. Tulis soal disini]\\na) [Jawaban pilihan a]\\nb) [Jawaban pilihan b]\\nc) [Jawaban pilihan c]\\nd) [Jawaban pilihan d]\\n\\nKunci:\\n[Jawaban kunci 1]\\n[Jawaban kunci 2]\\n[Jawaban kunci 3]","disabled":false},{"label":"Soal Prasyarat","prompt":"Tuliskan materi prasyarat (prerequisite) apa saja yang harus dikuasai sebelum belajara {materi} berikut ini dan dan buatkan soal untuk masing-masing materi prasyarat tersebut. Tuliskan dalam tabel 2 kolom, kolom pertama adalah prasyarat, kolom kedua berisi soal-soal untuk materi prasyarat.","disabled":false},{"label":"Soal Esai HOT","prompt":"Soal esai untuk dikerjakan siswa dengan menerapkan level kognitif higher order thinking (tuliskan soal tanpa format heading dan tanpa keterangan level kognitif)","disabled":false},{"label":"Soal Cerita HOT","prompt":"Soal cerita (word problems) untuk dikerjakan siswa dengan menerapkan level kognitif higher order thinking (tuliskan soal tanpa format heading)","disabled":false},{"label":"Pertanyaan Diskusi","prompt":"Soal atau pertanyaan menantang untuk menjadi bahan diskusi kelas atau diskusi kelompok (tuliskan soal tanpa format heading) Tentang :","disabled":false},{"label":"Soal Literasi","prompt":"Buatkan soal literasi pada suatu topik materi. Fokus pada kemampuan literasi: Soal literasi harus berfokus pada kemampuan membaca, menulis, dan memahami teks, bukan hanya mengingat fakta atau informasi.Menggunakan bahasa yang jelas dan singkat: Soal harus menggunakan bahasa yang jelas, singkat, dan tidak bermakna ganda.Memiliki stimulus yang relevan: Stimulus yang digunakan harus relevan dengan topik dan tujuan soal.Mengukur kemampuan yang spesifik: Soal harus mengukur kemampuan literasi yang spesifik, seperti kemampuan membaca pemahaman, kemampuan menulis, atau kemampuan menganalisis teks.Topik materinya adalah:","disabled":false},{"label":"Soal Numerasi","prompt":"Buatkan soal numerasi pada suatu topik materi. Fokus pada kemampuan numerasi: Soal numerasi harus berfokus pada kemampuan menggunakan angka dan konsep matematika, bukan hanya mengingat fakta atau informasi.Menggunakan bahasa yang jelas dan singkat: Soal harus menggunakan bahasa yang jelas, singkat, dan tidak bermakna ganda.Memiliki konteks yang relevan: Konteks soal harus relevan dengan kehidupan sehari-hari atau bidang studi yang spesifik.Mengukur kemampuan yang spesifik: Soal harus mengukur kemampuan numerasi yang spesifik, seperti kemampuan menghitung, mengukur, atau menganalisis data.Topik materinya adalah:","disabled":false},{"label":"Penugasan","prompt":"Buatkan daftar Tugas (asignment) bagi siswa untuk melatih kecakapan/keterampilan memecahkan masalah nyata disertai kriteria keberhsilan.","disabled":false},{"label":"Soal Latihan","prompt":"Soal untuk latihan pemahaman dan jawaban penjelasan. dengan ketentuan:","disabled":false},{"label":"Penilaian Diri","prompt":"Lembar penilaian diri siswa dalam penguasaan materi. dengan ketentuan:","disabled":false},{"label":"Penilaian Observasi","prompt":"Lembar observasi penilaian siswa dalam penguasaan materi. dengan ketentuan:","disabled":false},{"label":"Konsep/Variabel, Dimensi, Indikator Instrumen","prompt":"Jabaran dari konsep/variabel (tuliskan deskripsi atau definisi operasional), dimensi dan indikator yang sesuai dalam tabel. setelah itu sarankan pengukuran yang dapat dilakukan. Konsep/masalah yang akan diteliti adalah:","disabled":false}]}